Rokan Hulu, Riau — Sebanyak empat santri Pondok Pesantren Darul Furqon Kepenuhan Tengah resmi diberangkatkan untuk melanjutkan studi ke Universitas Al-Azhar, Mesir. Keberangkatan ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama, sekaligus mendorong lahirnya generasi ulama masa depan dari Kabupaten Rokan Hulu.
Anggota DPRD Rohul Fraksi Gerindra, Muhammad Ilham, turut hadir dan mengantar langsung para santri tersebut. Ia menyampaikan rasa bangga atas kesempatan yang diraih para pelajar muda Islam ini, serta berharap mereka dapat kembali ke tanah air sebagai pendakwah dan pemuka agama.
“Alhamdulillah, Pondok Pesantren Darul Al-Furqon kembali mengantarkan alumni santrinya untuk belajar ke Timur Tengah, Al-Azhar Mesir. Tahun ini ada 4 orang yang berangkat. Semoga ini berkelanjutan setiap tahun dan mereka kembali menjadi pemuka agama bagi Kota Tengah dan Provinsi Riau,” ujar Muhammad Ilham.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Zulyadaini dan Siti Hawa yang telah memberikan dukungan, termasuk beasiswa pendidikan. Diketahui, keberangkatan ini merupakan gelombang kedua setelah sebelumnya empat santri Darul Furqon juga telah berangkat ke Mesir.
“Semakin banyak anak-anak kita yang menuntut ilmu agama, tentu harapan besar lima sampai sepuluh tahun ke depan negeri ini dipenuhi ulama. Umat semakin memahami agama dan mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Menurut Muhammad Ilham, pengiriman santri ke luar negeri bukan hanya pembinaan keilmuan, tetapi juga investasi jangka panjang untuk masa depan umat. Ia meyakini Allah akan meninggikan derajat para penuntut ilmu, dan melalui mereka kemuliaan akan kembali kepada kampung halaman.
“Keberangkatan ini perjuangan mulia. Jika Allah memuliakan penuntut ilmu, maka insyaAllah kampung ini pun turut dimuliakan,” ucapnya.
Selain itu, ia berharap keberangkatan ini menjadi motivasi bagi santri lainnya agar semakin giat menuntut ilmu dan memiliki tekad kuat untuk menggapai pendidikan hingga jenjang internasional.
“Semoga ini menjadi teladan bagi santri lainnya. Mari belajar sungguh-sungguh, kejar cita-cita setinggi mungkin, dan menjadi cahaya bagi masyarakat,” tutupnya.
Prosesi pelepasan berlangsung penuh haru dan kebanggaan. Orang tua, masyarakat, serta civitas pesantren turut hadir memberi doa dan dukungan. Empat santri yang diberangkatkan ini diharapkan mampu membawa pulang ilmu bermanfaat serta menjadi ulama muda yang menerangi negeri dengan akhlak dan keilmuan.
