Rokan Hulu — Akademisi Fakultas Ilmu Sosial, Hukum, dan Sains Kepolisian (FISHUPOL) Universitas Rokania terus mengambil peran aktif dalam mendukung agenda pembangunan nasional, khususnya pada sektor ketahanan pangan desa. Melalui kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, dosen Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Rokania melaksanakan pendampingan bersama perangkat desa guna memperkuat penyelenggaraan program ketahanan pangan berkelanjutan berbasis Dana Desa.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa, 16 Desember 2025, tersebut mengambil lokasi studi kasus di Desa Sialang Jaya, Desa Alahan, dan Desa Ulak Patian, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur desa sekaligus mendorong tata kelola Dana Desa yang efektif, transparan, dan akuntabel, sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dalam pembangunan desa dan penguatan ketahanan pangan nasional.
Melalui pendekatan partisipatif dan kolaboratif, tim akademisi FISHUPOL Universitas Rokania bersama perangkat desa melaksanakan diskusi, pendampingan, serta pengkajian terhadap proses perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program ketahanan pangan di tingkat desa. Fokus kegiatan diarahkan pada optimalisasi potensi lokal desa, peningkatan partisipasi masyarakat, serta penguatan sinergi antara pemerintah desa dan para pemangku kepentingan.
Tim dosen pengabdian ini terdiri atas Doni Syahputra, S.Sos., M.IP; Delpi Susanti, S.IP., M.IP; Musthofa Habli, S.IP., M.IP; Dr. Afrizal, S.IP., M.A; Gusmansyah, S.IP., M.IP; serta Andi Putra, S.Sos., M.Si. Kehadiran para akademisi tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi keilmuan sekaligus rekomendasi praktis dalam penguatan tata kelola pemerintahan desa, khususnya pada sektor ketahanan pangan berbasis Dana Desa.
Ketua tim pengabdian menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi serta bentuk dukungan nyata perguruan tinggi terhadap agenda pembangunan nasional. Ia menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, pemberdayaan masyarakat, serta kesejahteraan warga desa.
“Melalui penelitian dan pengabdian ini, kami berupaya membantu desa menata kehidupan masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan sebagai fondasi pembangunan jangka panjang,” ujarnya.
Perangkat desa dan masyarakat setempat menyambut positif kegiatan tersebut karena dinilai memberikan pemahaman baru serta solusi aplikatif dalam pengelolaan Dana Desa, khususnya untuk program ketahanan pangan yang berorientasi pada keberlanjutan. Hasil kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan rekomendasi kebijakan bagi pemerintah desa, sekaligus referensi bagi desa lain dalam mengoptimalkan Dana Desa untuk sektor pangan.
Dengan mengusung tema “Menata Kehidupan untuk Masa Depan”, FISHUPOL Universitas Rokania menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah desa dan masyarakat dalam mewujudkan desa yang mandiri, berdaya saing, dan tangguh dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan nasional.***(Afrizal/Alfa).
