PGRI Rokan Hulu Gelar Rapat Bersama PGRI Kecamatan Se-Rokan Hulu Bahas Perlindungan Guru dan Persiapan Porsenijar

4 Menit Membaca

 

Rokan Hulu, 9 Juni 2026 – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Rokan Hulu menggelar rapat bersama pengurus PGRI kecamatan se-Kabupaten Rokan Hulu pada Selasa (9/6/2026) di Aula SMAN 1 Rambah. Kegiatan yang dihadiri sekitar 40-an peserta tersebut dipimpin langsung oleh Ketua PGRI Kabupaten Rokan Hulu, Sudirman, S.Pd., M.M.

 

Rapat dilaksanakan sebagai forum koordinasi dan konsolidasi organisasi dalam menindaklanjuti hasil Kongres Kerja Nasional (Konkernas) PGRI, membahas rencana kerja sama dengan Polres Rokan Hulu, serta persiapan menghadapi Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran Guru (Porsenijar) PGRI Provinsi Riau Tahun 2026.

 

Dalam pembahasannya, peserta rapat mendapatkan pemaparan mengenai hasil Konkernas PGRI yang menitikberatkan pada upaya perlindungan guru dan perkembangan kebijakan pendidikan, khususnya yang berkaitan dengan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas). Para peserta juga memberikan berbagai masukan untuk mendukung pelaksanaan program organisasi di tingkat kabupaten maupun kecamatan.

 

Pada agenda kedua, rapat membahas rencana penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PGRI Kabupaten Rokan Hulu dengan Polres Rokan Hulu yang dijadwalkan pada 18 Juni 2026. Kegiatan tersebut akan dirangkaikan dengan sosialisasi Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) PGRI sebagai bentuk penguatan perlindungan hukum bagi para guru.

 

Sementara itu, agenda ketiga membahas persiapan Porsenijar PGRI Provinsi Riau yang pada tahun 2026 akan dilaksanakan di Kabupaten Siak. Dalam forum tersebut disepakati bahwa setiap kecamatan perlu melakukan persiapan dan seleksi peserta pada berbagai cabang olahraga dan seni yang akan dipertandingkan sehingga dapat mengirimkan perwakilan terbaik pada ajang tingkat provinsi.

 

Ketua PGRI Kabupaten Rokan Hulu, Sudirman, S.Pd., M.M., menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini merupakan bagian penting dalam memperkuat sinergi organisasi dari tingkat kabupaten hingga kecamatan.

 

*”Kami berharap seluruh pengurus PGRI dapat terus menjaga kekompakan dan meningkatkan koordinasi dalam menjalankan program organisasi. Hasil Konkernas PGRI, khususnya terkait perlindungan guru dan penguatan profesi pendidik, harus menjadi perhatian bersama untuk diperjuangkan di daerah,”* ujarnya.

 

Menurutnya, rencana kerja sama dengan Polres Rokan Hulu merupakan langkah strategis untuk memberikan pemahaman serta perlindungan hukum bagi guru melalui sosialisasi LKBH PGRI.

 

*”Melalui kerja sama ini, kami ingin memastikan bahwa guru memiliki akses terhadap informasi dan pendampingan hukum yang memadai sehingga dapat menjalankan tugas profesionalnya dengan aman dan nyaman,”* tambahnya.

 

Terkait pelaksanaan Porsenijar Provinsi Riau Tahun 2026, Sudirman mengajak seluruh PGRI kecamatan untuk melakukan persiapan secara maksimal.

 

*”Porsenijar bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi, membangun semangat kebersamaan, dan menunjukkan potensi guru-guru Rokan Hulu. Saya berharap setiap kecamatan dapat mengirimkan peserta terbaik sehingga kita dapat berprestasi dan mengharumkan nama Kabupaten Rokan Hulu di tingkat provinsi,”* tutupnya.

 

Melalui rapat tersebut, PGRI Kabupaten Rokan Hulu menetapkan beberapa keputusan penting, di antaranya pelaksanaan MoU dengan Polres Rokan Hulu di SMAN 1 Rambah pada 18 Juni 2026 dengan kehadiran tiga orang perwakilan dari setiap kecamatan. Selain itu, seluruh PGRI kecamatan diharapkan segera melakukan pendataan dan seleksi peserta untuk mengikuti Porsenijar Provinsi Riau.

 

Rapat berlangsung dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan. Seluruh peserta berkomitmen untuk menindaklanjuti hasil rapat sebagai upaya memperkuat organisasi serta meningkatkan kualitas dan profesionalisme guru di Kabupaten Rokan Hulu.(Asmara/Alfa)

Bagikan Berita Ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *