Wisuda Ke-3 Universitas Rokania: Cetak SDM Unggul dan Jadi Magnet Pendidikan Nasional

6 Menit Membaca

ROKAN HULU – Universitas Rokania kembali mencatatkan tonggak penting dalam perjalanan akademiknya. Bertempat di Aula Universitas Rokania, Selasa (22/9/2026), perguruan tinggi swasta di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) tersebut menggelar Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-3 Program Sarjana.

 

Prosesi wisuda dihadiri langsung oleh Bupati Rokan Hulu Anton, S.T., M.M., Kepala LLDIKTI Wilayah XVII Dr. H. Nopriadi, S.K.M., M.Kes., Rektor Universitas Rokania Dr. Desmelati, M.Sc., Lufita Nur Alfiah, S.P., M.Si. dari STIE Tuanku Tambusai, jajaran pimpinan dan civitas akademika, Ketua Dewan Pembina Yayasan Hasrijal, S.Si., M.M., Ketua Yayasan Ir. Adyanata Lubis, M.Kom., Camat Rambah Samo dan Kades, Kapolsek Rambah Samo serta para wisudawan dan keluarga.

 

Hadir pula Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Rokan Hulu, perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Rokan Hulu, serta perwakilan dari sejumlah lembaga perbankan, di antaranya Bank BRI, Bank Mandiri, Bank Syariah Indonesia (BSI), dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR).

 

Bupati Rokan Hulu Anton memberikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh civitas akademika Universitas Rokania atas dedikasi dalam mengembangkan pendidikan tinggi di daerah.

 

Menurutnya, keberadaan Universitas Rokania memberikan peluang yang semakin besar bagi generasi muda Rokan Hulu dan daerah sekitarnya untuk mendapatkan pendidikan tinggi berkualitas tanpa harus meninggalkan Riau.

 

“Hadirnya Universitas Rokania memberi harapan baru bagi generasi muda daerah untuk menempuh pendidikan tinggi berkualitas tanpa harus keluar dari Riau. Saya sangat mendukung semua kebijakan Ibu Rektor untuk memajukan kampus ini hingga bisa menjadi contoh bagi perguruan tinggi lain di Rokan Hulu,” ujar Anton.

 

Rektor Universitas Rokania, Dr. Desmelati, M.Sc., mengatakan seluruh rangkaian wisuda kali ini dilaksanakan secara efisien dalam satu hari.

 

Ia menjelaskan, Universitas Rokania sebelumnya merupakan STKIP Rokania. Perguruan tinggi tersebut kemudian bertransformasi menjadi universitas pada 14 Juli 2023.

 

Perkembangan kampus semakin luas setelah Universitas Rokania menyatukan diri dengan Akbid Sempena Negeri Pekanbaru pada 17 Desember 2024 berdasarkan SK Kemdiktisaintek Nomor 123/A/O/2024.

 

Transformasi tersebut turut memperluas daya jangkau Universitas Rokania. Saat ini, mahasiswa kampus tersebut berasal dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan tercatat berasal dari 12 provinsi, mulai dari Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Banten, wilayah Pulau Jawa hingga sejumlah wilayah kepulauan.

 

Kondisi tersebut menunjukkan semakin luasnya jangkauan Universitas Rokania sebagai salah satu pilihan pendidikan tinggi di wilayah Riau.

 

Selain memperluas jumlah dan asal mahasiswa, Universitas Rokania juga terus memperkuat kontribusinya terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya tenaga pendidik.

 

Salah satunya melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) untuk penuntasan pendidikan S1 yang saat ini diikuti sebanyak 55 guru.

 

Universitas Rokania juga telah memperoleh izin operasional Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) bidang PGSD dan Bahasa Indonesia.

 

Pengembangan akademik tersebut menjadi bagian dari langkah kampus dalam memperluas akses pendidikan serta meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di daerah.

 

Perkembangan Universitas Rokania juga berjalan seiring dengan dukungan pemerintah melalui berbagai program bantuan pendidikan. Saat ini, tercatat lebih dari 567 mahasiswa Universitas Rokania menerima bantuan biaya pendidikan atau beasiswa pemerintah.

 

Dalam kesempatan tersebut, Kepala LLDIKTI Wilayah XVII Dr. H. Nopriadi menyampaikan bahwa kuota KIP Kuliah untuk wilayah Riau dan Kepulauan Riau meningkat dari sebelumnya 1.400 mahasiswa menjadi 1.825 mahasiswa. Selain itu, tersedia pula 700 kuota melalui jalur aspirasi, sehingga total kuota mencapai 2.525 mahasiswa.

 

Universitas Rokania juga tengah mempersiapkan pengembangan program akademik baru, di antaranya Program Pascasarjana (S2) Pendidikan Dasar serta rencana pembukaan Program Studi Kedokteran.

 

Saat ini, Universitas Rokania menaungi enam fakultas dengan 16 program studi dan jumlah mahasiswa aktif lebih dari 2.070 mahasiswa.

 

Fakultas Ilmu Pendidikan terdiri atas Program Studi PGSD, PAUD, Bimbingan Konseling, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, serta PJKR.

 

Fakultas Ilmu Komputer menaungi Program Studi Ilmu Komputer dan Pendidikan Teknologi Informasi. Sementara Fakultas Ilmu Sosial, Hukum, dan Sains Kepolisian terdiri atas Program Studi Hukum, Ilmu Pemerintahan, dan Sains Kepolisian.

 

Selanjutnya, Fakultas Ekonomi dan Bisnis memiliki Program Studi Manajemen dan Manajemen Ritel. Fakultas Pertanian menaungi Program Studi Ilmu Pertanian dan Peternakan. Sedangkan Fakultas Kesehatan menaungi Program Studi D-III Kebidanan.

 

Dengan perkembangan tersebut, Universitas Rokania terus memperkuat perannya sebagai salah satu pusat pendidikan tinggi di Rokan Hulu yang tidak hanya melayani kebutuhan pendidikan masyarakat daerah, tetapi juga menarik minat mahasiswa dari berbagai provinsi di Indonesia.

 

Wisuda ke-3 ini pun menjadi lebih dari sekadar seremoni kelulusan. Momentum tersebut menjadi bagian dari perjalanan Universitas Rokania dalam memperkuat pendidikan tinggi, mencetak sumber daya manusia unggul, serta memperluas kontribusinya bagi pembangunan Rokan Hulu, Riau, dan Indonesia. ***(Alfa)

Bagikan Berita Ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *