SURABAYA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan tim putri Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Provinsi Riau pada ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Beach Handball Junior 2026 yang berlangsung di Surabaya, Jawa Timur.
Tim putri ABTI Riau berhasil meraih Juara 3 nasional setelah melewati rangkaian pertandingan yang berlangsung kompetitif dan penuh semangat juang. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan atlet muda bola tangan di Provinsi Riau terus menunjukkan perkembangan positif.
Yang menarik, sekitar 90 persen atlet yang memperkuat tim putri ABTI Riau merupakan siswa Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Riau. Dominasi tersebut menjadi gambaran nyata keberhasilan pembinaan atlet usia muda yang dilakukan secara terstruktur, disiplin, dan berkelanjutan.
Kepala Sekolah SKO Riau, Aslim, S.Pd., M.M., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas prestasi yang berhasil diraih para atlet.
Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan hasil dari proses latihan yang disiplin, semangat juang atlet, serta dukungan dan sinergi antara sekolah, pelatih, dan seluruh pihak yang terlibat dalam pembinaan olahraga.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas pencapaian ini. Ini adalah hasil dari latihan yang disiplin, semangat juang para atlet, serta sinergi yang baik antara pelatih dan seluruh pihak yang terlibat,” ungkapnya.
15 Atlet Putri Bawa Nama Riau
Sebanyak 15 atlet putri memperkuat tim ABTI Riau dalam Kejurnas Beach Handball Junior 2026. Mereka adalah Annisa Alhusna, Aura Stevany Putri Sitorus, Ainul Marwa, Aminah Rahman Azzahra, Ellin Angelina Chow, Chelsea Anggelina Debora Sinaga, Marsya Syafira, Melisa Fitriana, Naya Aida Fitri, Fiki Ayu Ratna Sari, Laurinda, Yaumi Fauza Akrima, Nur Fazira Arizal, Farah Atirah, dan Nur Khaira Hafsah.
Sementara itu, Riau juga menurunkan atlet putra yang turut berpartisipasi dalam ajang nasional tersebut, yakni Pajrul Rizkitriono, Raffa Setiawan, Rama Jaya Mandala Putra, Muhammad Zaki, Moerenza Syah Wahyuza, Ripaldi Maulana Ahmad, Alvado Hidayat, Insan Anugra, Dhibyo Alkarazhi Putra, Muhammad Bintang Pamungkas, Muhammad Nabil, Habib Abdillah, Muhammad Rosyidin, dan Riva Jasri.
Milenial Alfa Syahputra Apresiasi SKO Riau
Prestasi tersebut mendapat apresiasi dari tokoh muda Riau, Milenial Alfa Syahputra, S.M., M.M. Ia menilai keberhasilan tim putri ABTI Riau, khususnya dengan dominasi atlet yang berasal dari SKO Riau, menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga secara terarah mampu menghasilkan atlet berprestasi di tingkat nasional.
“Saya memberikan apresiasi kepada SKO Riau, para pelatih, dan seluruh atlet yang telah membawa nama baik Riau di tingkat nasional. Raihan Juara 3 ini bukan hanya tentang medali, tetapi juga menunjukkan bahwa proses pembinaan atlet muda di Riau sudah berjalan dan menghasilkan prestasi,” ujar Milenial Alfa Syahputra.
Menurut Alfa, kontribusi sekitar 90 persen atlet SKO Riau dalam skuad tim putri ABTI Riau merupakan capaian yang patut diapresiasi. SKO Riau dinilai memiliki peran penting dalam menciptakan ekosistem pembinaan atlet muda yang berkelanjutan.
“SKO Riau harus terus diperkuat. Infrastruktur, fasilitas latihan, kompetensi pelatih, serta dukungan terhadap atlet harus menjadi perhatian bersama. Kalau pembinaan seperti ini terus dijaga, saya optimistis Riau akan semakin banyak melahirkan atlet yang mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” tambahnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada ABTI Riau yang terus memberikan kesempatan kepada atlet-atlet muda untuk mendapatkan pengalaman bertanding di level nasional.
“Juara 3 adalah pencapaian yang patut kita apresiasi. Namun, jangan berhenti di sini. Jadikan hasil ini sebagai evaluasi dan motivasi untuk mengejar prestasi yang lebih tinggi. Selamat kepada seluruh atlet putri ABTI Riau, pelatih, SKO Riau, dan semua pihak yang telah berkontribusi,” katanya.
Bukti Pembinaan Atlet Berjalan
Kejurnas Beach Handball Junior 2026 diikuti sejumlah provinsi yang memiliki kekuatan bola tangan di Indonesia, di antaranya Jawa Timur, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Bali, dan Riau.
Persaingan berlangsung ketat dengan masing-masing daerah menampilkan atlet-atlet muda terbaiknya. Di tengah persaingan tersebut, tim putri Riau mampu menunjukkan permainan yang solid hingga mengamankan posisi ketiga nasional.
Tingginya kontribusi atlet SKO Riau dalam skuad ABTI Riau menjadi catatan penting dalam keberhasilan ini. Keberadaan para atlet muda tersebut menunjukkan bahwa pembinaan olahraga melalui jalur pendidikan olahraga dapat menjadi salah satu fondasi dalam mencetak atlet berprestasi.
Prestasi Juara 3 nasional di Surabaya diharapkan menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan dan pengalaman bertanding.
Lebih dari sekadar sebuah medali, capaian ini menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan bola tangan di Riau sehingga semakin banyak atlet muda potensial yang mampu bersaing dan mengharumkan nama Bumi Lancang Kuning, baik di tingkat nasional maupun internasional.
SKO Riau dan ABTI Riau membuktikan, pembinaan yang konsisten hari ini adalah investasi prestasi untuk masa depan olahraga Riau.**(Rafli).
