ROKAN HULU – Semangat kepedulian dan solidaritas kemanusiaan ditunjukkan mahasiswa Universitas Pasir Pengaraian (UPP) melalui aksi penggalangan dana bagi masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Aksi tersebut merupakan hasil kolaborasi Unit Kegiatan Mahasiswa Islam (UKMI) Nurul Ilmi UPP bersama Forum Mahasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (FORMA KIP-K) UPP. Dari kegiatan yang digelar di wilayah Pasir Pengaraian, Kabupaten Rokan Hulu, Kamis (27/8/2026), berhasil dihimpun donasi sebesar Rp3 juta.
Sebagai bentuk apresiasi atas kepedulian dan kolaborasi tersebut, Human Initiative Riau memberikan sertifikat penghargaan kepada pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan kemanusiaan tersebut.
Sertifikat penghargaan itu kemudian diserahkan secara langsung oleh Ketua Umum FORMA KIP-K UPP, Nurmalaika, bersama Ketua Umum UKMI Nurul Ilmi UPP, Al Amin Ramadhan, kepada Rektor Universitas Pasir Pengaraian, Assoc. Prof. Dr. Hardianto, M.Pd, CPCT, di Ruang Rektorat UPP, Selasa (15/9/2026) siang.

Ketua Umum UKMI Nurul Ilmi UPP, Al Amin Ramadhan, mengatakan kegiatan tersebut menjadi wujud kolaborasi mahasiswa dalam menumbuhkan kepedulian terhadap sesama, khususnya masyarakat yang tengah menghadapi musibah.
Menurutnya, UKMI Nurul Ilmi dan FORMA KIP-K UPP berperan dalam mengajak serta menghimpun donasi dari masyarakat, sedangkan Human Initiative Riau membantu proses penyaluran bantuan kepada para penerima manfaat.
“Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara UKMI Nurul Ilmi UPP dan FORMA KIP-K UPP sebagai pihak yang menggalang dan menghimpun donasi dari masyarakat, kemudian Human Initiative Riau berperan dalam proses penyaluran donasi tersebut. Alhamdulillah, dari kolaborasi ini terkumpul Rp3.000.000 yang kemudian kami salurkan melalui Human Initiative Riau untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana gempa di NTT,” ujar Al Amin.
Ia berharap kegiatan sosial dan kemanusiaan yang melibatkan mahasiswa dapat terus dikembangkan. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut aktif dalam kegiatan akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial serta mampu memberikan manfaat di tengah masyarakat.

Hal senada disampaikan Ketua Umum FORMA KIP-K UPP, Nurmalaika. Ia menjelaskan, aksi penggalangan dana dilakukan secara langsung dengan turun ke sejumlah kawasan di Pasir Pengaraian untuk mengajak masyarakat berpartisipasi membantu korban gempa NTT.
“Pada Kamis, 27 Agustus 2026, kami dari FORMA KIP-K bersama UKMI Nurul Ilmi UPP melakukan aksi penggalangan dana di Pasir Pengaraian. Kami mengajak masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Rokan Hulu, untuk bersama-sama memberikan sedikit bantuan dan kepedulian kepada saudara-saudara kita yang menjadi korban bencana gempa di NTT. Alhamdulillah, dari kegiatan tersebut terkumpul donasi sebesar Rp3.000.000,” ungkap Nurmalaika.
Sementara itu, Rektor Universitas Pasir Pengaraian, Assoc. Prof. Dr. Hardianto, M.Pd, CPCT, menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa UPP yang telah menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat yang tertimpa musibah.
Menurut Hardianto, aksi kemanusiaan tersebut tidak hanya berkaitan dengan jumlah dana yang berhasil dihimpun, tetapi lebih jauh merupakan proses pembelajaran bagi mahasiswa untuk membangun karakter peduli, empati, gotong royong, dan bertanggung jawab terhadap persoalan sosial di tengah masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi langkah UKMI Nurul Ilmi dan FORMA KIP-K UPP yang telah menunjukkan kepedulian nyata terhadap saudara-saudara kita yang terdampak bencana di NTT. Bagi kami, nilai utama dari kegiatan ini bukan semata-mata pada besarnya donasi yang terkumpul, tetapi pada tumbuhnya rasa empati dan kepedulian mahasiswa terhadap sesama,” ujar Hardianto.

Ia menegaskan, perguruan tinggi tidak hanya menjadi tempat mahasiswa memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga menjadi ruang untuk membentuk karakter dan kepemimpinan.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus tumbuh di lingkungan UPP. Mahasiswa harus menjadi generasi yang cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, mampu berkolaborasi, dan hadir memberikan manfaat bagi masyarakat. Inilah bagian penting dari pendidikan karakter yang ingin terus kita bangun di Universitas Pasir Pengaraian,” tambahnya.
Hardianto juga mengapresiasi keterlibatan masyarakat Kabupaten Rokan Hulu yang telah ikut memberikan donasi melalui aksi tersebut. Menurutnya, partisipasi masyarakat menunjukkan bahwa semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama masih kuat.
“Ketika mahasiswa, perguruan tinggi, lembaga kemanusiaan, dan masyarakat dapat bergerak bersama, maka akan lahir kekuatan sosial yang besar. Semoga bantuan yang disalurkan melalui Human Initiative Riau dapat memberikan manfaat dan menjadi penyemangat bagi saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah,” tuturnya.
Penyerahan sertifikat penghargaan tersebut sekaligus menjadi dokumentasi atas kolaborasi kemanusiaan yang melibatkan organisasi mahasiswa UPP, masyarakat Kabupaten Rokan Hulu, Universitas Pasir Pengaraian, dan Human Initiative Riau.
Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi organisasi kemahasiswaan lainnya di lingkungan UPP untuk terus menghadirkan berbagai kegiatan positif yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan mahasiswa, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
